BATUBARA_Sikapnews.com : Pengadaan “Bed Crank” di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK. Arya Zulkarnain menjadi perbincangan dikalangan penggiat informasi di Kabupaten Batu Bara. Selasa, (22/09/2026).
Nama Direktur RSUD, dr. H. Yufly Yanza, M.K.M. ikut terseret-seret (disebu-sebut) saat dikonfirmasi sikapnews kepada Kepala Sub Bagian Keuangan RSUD H. OK Arya Zulkarnain, Heriani Susita.
Selain itu, nama PPK kegiatan, Kholil turut disebut-sebut Kasubag Keuangan sebagai jawaban konfirmasi awak media.
“Saya hanya sebatas pembayaran, terkait pengadaan, kontrak dan nama CV maupun PT tanya aja langsung sama Direktur atau pun Kholil,” jawabnya.
Dikonfirmasi kembali guna kejelasan informasi kepada Kholil dirinya menjawab bukan sebagai PPK dalam kegiatan Bed Crank RSUD Batu Bara.
“Saya bukan PPK pada kegiatan Bed Crank,” jelasnya.
Kembali dikonfirmasi Direktur RSUD siapa PPK kegiatan pengadaan Bed Crank dengan nilai Rp.13 juta yang diduga disulap menjadi harga yang pantatis pada satuannya sebesar Rp. 40 juta belum bersedia menjawab via WhatsApp meski centang 2 telah berwarna biru.
Ditanggapi Aliansi Kontrol Sosial (AKS) Kabupaten Batu Bara menuturkan dan berharap RSUD Batu Bara harus lebih jujur dalam bekerja.
“Keluarga besar RSUD Batu Bara harus meningkatkan kejujuran dalam bekerja. Sebab, segala sesuatu uang negara yang dibelanja itu semua untuk di nikmati masyarakat luas khususnya kabupaten Batu Bara,” sebut Pembina AKS, Effendi.
Selain itu, Effendi berharap, dibawah kepemimpinan Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian tidak ada lagi kepala OPD yang bermain-main dalam dugaan penggelembungan angka setiap pengadaan yang dapat mengarah perlawanan Hukum. (adn/ew)






