BATUBARA_Sikapnews.com : Pekerjaan Rabat Beton di Desa Bagan Dalam, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara menjadi viral dikalangan penggiat Informasi. Minggu, (20/09/2026).
Sebab, perkerjaan yang berulangkali di publikasikan pada sejumlah media massa tidak mendapatkan respon Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batu Bara, Budi Iswan Sinaga meskipun pekerjaan dibawah ke pengawasannya.
Dikutip dari media online Dikonews7, pekerjaan tersebut tidak membongkar jalan yang sudah ada (lama), justru langsung ditimbun pasir serta tertutup.
Bahkan, di media yang sama, diterangkan dugaan guna menutupi kecurangan, pekerjaan itu lebih cepat disiram adukan semen menggunakan mobil readymix (truk molen pengangkut beton cair siap pakai).
Menanggapi informasi ini, Aliansi Kontrol Sosial (AKS) Batu Bara, M.A Effendi Meminta Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian melakukan evaluasi terhadap uang negara yang digelontorkan oleh Dinas PUTR.
“Kami dari aliansi dan sejumlah masyarakat minta Bupati Batu Bara melakukan evaluasi terhadap pekerjaan Dibawah Dinas PUTR,” sebut Pembina AKS.
“Selain itu, kami berharap pekerjaan tidak mengarah kepada praktik yang berpotensi menguntungkan rekanan Dinas PUTR yang dikarenakan orang-orang terdekat menjadi pemangku proyek di Kabupaten Batu Bara,” tambahnya.
Selain itu, AKS menyebutkan bahwa, Jika benar pekerjaan dilaksanakan tanpa mengikuti tahapan teknis sebagaimana dipersyaratkan dalam dokumen kontrak, persoalan tersebut bukan semata menyangkut tampilan fisik jalan.
Namun, prinsip dan akuntabilitas penggunaan anggaran yang bersumber uang negara harus dipertanggungjawabkan untuk kesejahteraan masyarakat dalam menikmati jalan rabat beton yang dibangun Dinas PUTR Pemkab Batu Bara.
Namun, untuk mengetahui pekerjaan dibawah Dinas PUTR atau Dinas Perkim LH kedua Kepala Dinas belum memberikan keterangan saat di konfirmasi.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Batu Bara Budi Iswan Sinaga belum memberikan penjelasan substantif terkait pagu anggaran, pelaksana, spesifikasi teknis maupun proses pengawasan pekerjaan rabat beton tersebut masih saja memilih Bungkam yang diduga dibawah ke pengawasan Dinasnya. (adn)






