BATUBARA_Sikapnesw.com : Masih tersirat dibenak masyarakat Batu Bara tentang aksi brutal Genk Motor (Gemot) yang nyaris melukai 3 remaja di Cafe Kolega, Kecamatan Sei Suka pada minggu malam kemarin.
Dari peristiwa itu, pihak kepolisian terus mengejar pelaku dari kelompok genk motor tersebut.
Ironisnya, Gemot kembali meluncurkan aksi dengan melempar dan menusuk korbannya saat melintas di wilayah hukum Polsek Labuhan Ruku – Polres Batu Bara hingga menodai Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Peristiwa sadis ini juga diabadikan melalui akun Facebook @BBK yang menyebutkan genk motor berulah lagi.
“Geng Motor Berulah Lagi, Kali ini Korbannya Para Pemain Jarkep, Pria di tusuk, wanita di lempari Batu. Kejadian di Labuhan ruku, Batu Bara, 24 Agustus 2025,” tulis @BBK.
Dari informasi yang diperoleh sikapnews, korban dari aksi begal itu adalah anggota pemain Jaran Kepang atau Kuda Gepang yang hendak kembali kerumah usai show di hajatan daerah Kecamatan Tanjung Tiram.
Dikonfirmasi kepada Kapolsek Labuhan Ruku, AKP. H. Cecep Suhendra membenarkan adanya peristiwa itu terjadi.
“Saya juga baru dengar tadi pagi adanya peristiwa brutal genk motor, tapi kelihatannya bukan warga tanjung tiram,” jelas AKP. H. Cecep Suhendra. Senin, (25/08/2025).
“Namun begitu, hingga detik ini belum ada korban, maupun keluarga korban untik melakukan pelaporan ke polsek Labuhan Ruku,” tambahnya.
Namun begitu, Kanit Reskrim Polsek Labuhan Ruku menjelaskan hal yang sama terkait peristiwa gemot.
“Belum ada LP dan tidak ada buat laporan di Polsek labuhan ruku Bang,” terang Kanit. (adn/tim)






