Satu Diantara 1946 Orang Narapidana Cuci Darah Kalapas Soetopo Tegaskan Harus Hidup Sehat

Foto : Kepala Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku, soetopo Berutu berikan arahan kepada 1946 orang narapidana agar melakukan pola hidup sehat di ruang lingkup Lapas Labuhan Ruku. Kami, (03/07/2025).

BATUBARA_Sikapnesw.com : Kalapas Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, memberikan pengarahan langsung kepada seluruh Narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan sangat menegaskan pentingnya menjaga kesehatan.

Selain itu, kalapas berikan arahan untuk menjauhi berbagai bentuk perilaku menyimpang yang dapat berdampak buruk bagi kondisi fisik dan mental. Kabupaten Batu Bara. Rabu, (02/07/2025).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan utama Lapas pada Kamis 03 Juli 2025 lalu yang dihadiri sebanyak 1946 orang warga binaan.

Dalam arahannya, Kalapas mengingatkan WBP agar tidak melakukan praktik-praktik berbahaya yang sering terjadi secara sembunyi-sembunyi di lingkungan pemasyarakatan.

Kalapas mencotohkan seperti membuat tatto menggunakan alat tidak steril, pemasangan guli-guli ( mengubah bentuk kemaluan) dan penggunaan puntung rokok bekas.

Perilaku tersebut sangat berisiko menjadi jalur penyebaran penyakit menular seperti HIV/AIDS, TBC, Hepatitis, dan infeksi lainnya.

Selain itu, Kalapas secara tegas menyinggung soal penyimpangan seksual, khususnya perilaku penyukai sesama jenis yang dilarang keras di dalam Lapas.

Kalapas menekan bahwa, perilaku tersebut tidak hanya melanggar norma hukum dan agama, tetapi juga sangat berisiko terhadap kesehatan para WBP.

“Kami tidak mentolerir perilaku menyimpang seperti hubungan sesama jenis. Itu jelas bertentangan dengan hukum negara maupun nilai-nilai agama,” sambungnya.

“Kita semua di sini dalam proses pembinaan, maka mari jaga martabat dan kendalikan diri,” Sambungnya.

Untuk memberikan gambaran nyata, Kalapas juga mengangkat kisah salah seorang WBP berinisial AJ yang sudah enam kali keluar-masuk penjara.

AJ kini menderita gagal ginjal dan penyakit komplikasi lainnya akibat pola hidup tidak sehat yang dijalaninya.

Saat ini, pihak Lapas harus secara rutin mengantarkannya keluar dua kali seminggu untuk menjalani cuci darah (hemodialisis) di rumah sakit Bidadari Indrapura.

“Kasus yang dialami saudara kita di atas benar-benar telah menjadi masalah tersendiri bagi Lapas Labuhan Ruku. Ini menjadi beban bagi petugas, apalagi dalam situasi efisiensi anggaran saat ini,” cetus Kalapas.

“Dengan lamanya pidana yang harus dijalaninya selama beberapa tahun ke depan, kondisi ini menjadi keprihatinan kita bersama,” tambah Kalapas Soetopo.

Bahkan, kapalas mengatakan, dari peristiwa itu, Energi dan waktu yang harus diberikan petugas untuk mengantar dan mendampingi sangat besar.

“Semoga ini bisa menjadi contoh nyata bagi seluruh WBP, betapa pentingnya menjaga hidup sehat sejak sekarang,” harap Kalapas.

Ia juga menyampaikan, rasa terimakasih dan apresiasi kepada seluruh petugas, selama enam bulan terakhir telah memberikan perhatian dan pendampingan maksimal kepada AJ.

“Kita semua prihatin atas kondisi yang dialami saudara kita tersebut. Saya secara pribadi juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran petugas, terutama tim perawatan dan pengamanan,” imbuh kalapas.

Dilanjutkan Kalapas, tanpa perhatian dan dedikasi mereka, mustahil kondisi WBP AJ ini dapat tertangani dengan baik hingga saat ini.

Menutup pengarahan, Kalapas juga menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat, terutama keluarga warga binaan, agar turut serta dalam proses pembinaan melalui dukungan moril.

“Kami mengajak kepada masyarakat, khususnya keluarga warga binaan untuk turut memberikan nasihat dan arahan,” kata Kalapas.

Kalapas juga menambahkan Harapannya, selama menjalani masa tahanan dan pidana, WBP tetap sabar dan dapat mengambil hikmah dari musibah yang dialami keluarga.

“Jaga pola hidup sehat, perbanyak ibadah, dan ikuti seluruh program pembinaan dengan baik,” Nasehat Soetopo Berutu.

Kegiatan pengarahan ini turut didampingi oleh Ka.KPLP Ziko Manalu. Kasi Keamanan dan Ketertiban Samuel Siregar.

Serta, Kasubag Tata Usaha, Suriawan. JF keamanan, Wilman Marbun. Kasubsi registrasi, Mulia Situmorang. Karupam, MP Nababan. (adn/red)

Pos terkait