Material Pasir Diduga Lebih Dominan, Pembangunan Jalan Kenari Tanjung Tiram Dilirik Masyarakat

BATUBARA_Sikapnews.com : Pekerjaan pembangunan Jalan Kenari, Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, menjadi lirikan masyarakat. Selasa, (01/09/2026).

Pasalnya, hasil pantauan di lokasi pada Senin 31 Agustus 2026, material pasir terlihat cukup dominan dalam proses pembangunan jalan tersebut dibandingkan material lainnya.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan terkait komposisi material yang digunakan dalam pekerjaan. Sebab, kualitas sebuah konstruksi jalan tidak hanya ditentukan oleh proses pengerjaan, tetapi juga kesesuaian material dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam perencanaan pekerjaan.

Saat dikonfirmasi di lokasi, seorang pekerja yang mengaku sebagai pengawas berinisial AM mengatakan pekerjaan tersebut berada di bawah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Batu Bara.

AM menyebut pembangunan Jalan Kenari tersebut merupakan pekerjaan melalui jalur rutin. Namun, ketika ditanya mengenai besaran anggaran pekerjaan, tidak diperoleh informasi pasti karena di lokasi tidak terlihat adanya papan informasi proyek yang memuat nilai anggaran, sumber dana, pelaksana maupun volume pekerjaan.

Ketiadaan papan informasi tersebut menjadi perhatian tersendiri. Terlebih, transparansi informasi dalam pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah menjadi bagian penting agar masyarakat dapat mengetahui proyek yang sedang dikerjakan di wilayah mereka.

Ketika kembali ditanya mengenai papan informasi atau plank proyek, AM justru menyampaikan bahwa pekerjaan rutin tidak perlu menggunakan plank. “Ini pekerjaan rutin, kalau rutin tidak perlu menggunakan plank,” kata AM.

Ironisnya, ketika awak media hendak mengambil dokumentasi kondisi pekerjaan, AM sempat mempertanyakan alasan pengambilan foto. “Loh, kenapa poto-poto,” ujarnya.

Sikap tersebut menimbulkan tanda tanya, terlebih pekerjaan yang dimaksud menggunakan anggaran pemerintah dan berada di ruang publik.

Di sisi lain, masyarakat Kecamatan Tanjung Tiram mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang telah merealisasikan pembangunan Jalan Kenari.

Salah seorang warga berinisial MM menyampaikan terima kasih karena aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan akhirnya mendapat perhatian pemerintah.

Namun, apresiasi tersebut sekaligus disertai harapan agar kualitas pekerjaan benar-benar menjadi prioritas.

Masyarakat meminta Dinas terkait melakukan evaluasi sejak dini terhadap material dan proses pembangunan di lapangan guna memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis serta tidak menimbulkan kerugian negara.

“Dinas terkait diminta segera melakukan evaluasi dini agar tidak terjadi dugaan kebobrokan pada material pembangunan. Kami berharap jalan yang dibangun benar-benar berkualitas dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” tutup MM.

Untuk mengetahui lebih jelas kegiatan dibawah Disperkim LH atau PUTR Kabupaten Batu Bara, awak media akan terus menggali informasi. (adn)

Pos terkait