Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Asahan Gelar Praktikum Lapangan Budidaya Padi Sawah

Foto : Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Asahan Gelar Praktikum Lapangan Budidaya Padi Sawah di Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Asahan. Rabu, (28/01/2026).

BATUBARA_Sikapnews.com : Laboratorium Kebun Percobaan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Asahan menyelenggarakan kegiatan praktikum lapangan Budidaya Padi Sawah.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 75 orang mahasiswa Semester V yang berlangsung di Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Asahan. Rabu, (28/01/2026).

Bacaan Lainnya

Praktikum ini juga sengaja dirancang sebagai bagian integral dari proses pembelajaran berbasis lapangan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap prinsip-prinsip budidaya padi sawah secara lmiah, aplikatif, dan kontekstual, sesuai dengan kondisi agroekosistem setempat.

Pada kegiatan berlangsung, turut didampingi Kepala Laboratorium Kebun Percobaan, Indra Satria, S.P., M.P.,Asisten Laboratorium Muhammad Azriel Ilham, S.P. dan Safril Darmawan Lubis, S.P , serta melibatkan petani lokal sebagai mitra praktikum.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menjembatani teori akademik dengan realitas praktik pertanian di lapangan, sekaligus menumbuhkan sikap profesional dan empati mahasiswa terhadap permasalahan petani.

Dalam sambutannya Indra Satria, S.P., M.P. menegaskan bahwa kegiatan praktikum lapangan tidak semata-mata bertujuan untuk memenuhi capaian pembelajaran mata kuliah, tetapi juga diarahkan sebagai wadah pembentukan karakter dan jiwa kewirausahaan mahasiswa di sektor pertanian pangan,khususnya pada komoditas strategis padi sawah.

Menurutnyu,mahasiswa pertanian harus dilatih sejak dini untuk melihat pertanian tidak hanya sebagai objek kajian akademik, tetapi juga sebagai peluang usaha yang bernilai ekonomi, berkelanjutan, dan berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.

Lebih lanjut, Indra Satria menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia,sehingga mahasiswa pertanian memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk turut mengambil peran aktif dalam pembangunan sektor pangan.

Indra Satria juga menegaskan tidak mungkin Asta Cita di bidang pangan dapat terwujud apabila generasi muda, khususnya mahasiswa pertanian, tidak memiliki kepedulian, kompetensi, dan keberanian untuk terjun langsung memikirkan serta mengembangkan pertanian pangan.

Indra Satria berharap praktikum lapangan ini dapat menjadi tolak ukur kualitas mahasiswa pertanian di Indonesia,baik dari sisi keilmuan, keterampilan teknis, maupun orientasi masa depan sebagai pelaku utama pembangunan pertanian.

Disisi lain,Laboratorium Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Asahan juga menyalurkan bantuan pupuk kepada petani lokal desa binaan.Bantuan ini diberikan sebagai upaya mendukung keberhasilan budidaya padi sawah, meningkatkan produktivitas lahan, serta memperkuat hubungan sinergis antara perguruan tinggi dan masyarakat tani. (adn/red)

Pos terkait