Kenakalan Remaja Makin Meresahkan, Warga Labuhan Ruku Jadi Korban Amukan Diduga Geng Motor

Foto : Ilustrasi.

BATUBARA_Sikapnews.com : Aksi kenakalan remaja di Kabupaten Batu Bara kembali memicu keresahan warga. Kali ini, keributan terjadi di Jalan Protokol Imam Bonjol, Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Sabtu malam sekitar pukul 22.20 WIB. Sabtu, (22/08/2026).

Keributan tersebut bahkan berujung pada jatuhnya korban. Seorang warga Lingkungan III berinisial ABD (38) mengalami luka robek pada bagian bibir setelah diduga menjadi korban amukan sekelompok remaja yang disebut membawa senjata tajam (sajam).

ABD kemudian dilarikan ke Puskesmas Labuhan Ruku untuk mendapatkan pertolongan medis. Luka pada bibir korban cukup serius hingga harus mendapat 12 jahitan.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, keributan bermula ketika sekitar empat remaja mengendarai dua sepeda motor Honda Vario berwarna hitam tanpa pelat nomor berhenti di seberang Indomaret Labuhan Ruku.

Situasi kemudian berubah menjadi ricuh. Sekelompok remaja tersebut diduga terlibat baku hantam dengan warga hingga membuat suasana di Jalan Imam Bonjol mencekam. Lokasi kejadian juga menjadi sorotan karena hanya berjarak sekitar 200 meter dari Mako Polsek Talawi.

Salah seorang warga berinisial AE (39) mengaku sempat menghadang salah seorang remaja yang diduga hendak mengambil senjata tajam dari bagasi sepeda motornya.

“Saya menghadang remaja itu karena ingin mengeluarkan senjata tajam dari bagasi,” ujar AE.

Keberadaan senjata tajam tersebut membuat warga menduga kelompok remaja itu berkaitan dengan aktivitas geng motor. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan penyelidikan dan pembuktian lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Warga pun mendesak aparat kepolisian meningkatkan patroli, khususnya pada malam hari. Mereka khawatir aksi serupa kembali terjadi dan berkembang menjadi ancaman yang lebih besar terhadap keamanan masyarakat.

“Untuk mencegah datangnya geng motor, kami masyarakat Labuhan Ruku meminta kepolisian rutin melakukan patroli dan menjaga Lingkungan III. Belakangan ini warga juga resah dengan aksi kejahatan remaja dan pencurian,” kata AE.

Warga berharap kejadian tersebut menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sebab, jika aksi kelompok remaja yang membawa senjata tajam dibiarkan, bukan hanya ketertiban umum yang terganggu, tetapi keselamatan masyarakat juga berada dalam ancaman.

Terlebih, keributan terjadi di kawasan yang cukup ramai dan tidak jauh dari markas kepolisian. Masyarakat kini menunggu langkah konkret aparat untuk memastikan Labuhan Ruku tetap aman, terutama pada malam hari.

Hingga berita ini terbit, masyarakat Labuhan Ruku belum melihat dan mendengar adanya langkah-langkah kepolisian untuk mencari dugaan Geng Motor yang meresahkan itu. (adn)

Pos terkait