BATUBARA_Sikapnews.com : Kedisiplinan aparatur di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara kembali menjadi perbincangan.
Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (Kabid SMP), Indra Gunawan, tidak berada di ruang kerjanya saat hendak dikonfirmasi awak media. Kamis, (27/08/2026).
Di ruang Bidang SMP, terlihat sejumlah paket buku bacaan atau dugaan program buku gratis tersusun rapi untuk dibagikan ke setiap sekolah.
Keberadaan buku-buku tersebut menimbulkan pertanyaan tujuan, penerima, dan mekanisme distribusinya yang belum diketahui kejelasannya.
Indra Gunawan diketahui baru sekitar enam bulan menjabat sebagai Kabid SMP. Saat awak media mendatangi ruang kerjanya untuk meminta klarifikasi, seorang staf menyampaikan, “Pak Kabid sedang ke lapangan”.
Namun, staf tersebut tidak menjelaskan agenda kedinasan maupun lokasi kegiatan yang dimaksud. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait kedisiplinan pejabat serta kualitas pelayanan pendidikan yang diduga kuat jawaban staf tersebut sudah dikondisikan sebagai alasan oleh Kabid SMP.
Ditanggapi Aliansi Kontrol Sosial Batu Bara, Fendi meminta, Bupati Batu Bara dapat memastikan seluruh pejabat menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab agar Kabupaten Batu Bara tetap BAHAGIA.
“Jika terdapat tugas di luar kantor, agenda kedinasannya harus jelas. Jangan sampai muncul persepsi bahwa pejabat jarang berada di kantor,” ujarnya.
Fendi juga meminta, adanya evaluasi apabila ditemukan indikasi pelanggaran disiplin. Menurutnya, jabatan strategis di Dinas Pendidikan harus diisi dan dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebagai bagian dari upaya memperoleh konfirmasi dan menjaga keberimbangan pemberitaan, awak media menghubungi Indra Gunawan melalui WhatsApp pada pukul 11.34 WIB dan 11.40 WIB.
Hingga berita ini diterbitkan, pesan tersebut belum mendapat tanggapan. Konfirmasi kepada Plt. Kepala Dinas Pendidikan Batu Bara, Yasser, juga belum memperoleh respons dan memilih untuk Bungkam.
Belum adanya penjelasan resmi menyisakan pertanyaan mengenai agenda Kabid SMP di lapangan serta status dan mekanisme distribusi paket buku tersebut.
Dari itu, awak media akan terus menelusuri keberadaan Kabid SMP untuk meminta keterangan terkait disiplin kedisan serta buku yang terpampang diruangan Bidang SMP. (adn/ewn)






