BATUBARA_Sikapnews.com : Sejumlah lokasi di Kabupaten Batu Bara menjadi titik rawan kriminalisasi saat malam hari. Minggu, (24/08/2025).
Dalam sebuah video yang tersebar luas memperlihatkan 3 orang remaja sedang duduk santai di sebuah Cafe Coffeeshop Harus Lari terbirit-birit di kejar (OTK).
Pasalnya, ketiga remaja tersebut di samperin sejumlah orang tidak dikenal (OTK) sambil melayangkan senjata tajam diduga sebuah arit atau sabit panjang dengan sengaja untuk melukai 3 remaja yang lagi duduk santai.
Pada video yang diunggah @SP di akun Facebook dan @YSR tiktok ramai-ramai mengatakan Batu Bara sudah tidak aman dan tingginya angka kriminalisasi.
Dari penelusuran sikapnews, Cafe Coffeeshop tersebut bernama Kolega terletak di Dusun V Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara milik Rizky Saragih yang menjadi sasaran sejumlah remaja nakal sekira pukul 00:30 Wib, Sabtu 23 Agustus 2025 malam.
“Tiba-tiba ada sekelompok orang sekitar 8-15 sepeda motor lewat didepan cafe membawa sajam, kayu dan besi panjang menyerang 3 orang di cafe,” tulis Rizky di akunnya.
Rizky menambahkan di dalam akunnya bahwa dia bersama rekan-tekannya mencari informasi bahwa sekelompok orang menggunakan senjata tajam sebelumnya telah keliling dari Pematang Sijago – Simpang Sono – Arah Kepelabuhan – Balik Arah Kepintu Tol – lalu kearah pematang kapas.
Dikonfirmasi kepada Humas Polres Batu Bara, IPTU. Ahmad Fahmi membenarkan adanya kejadian tersebut di Cafe Kecamatan Sei Suka.
“Ya bang, benar kejadian tersebut dan sekarang kami sedang melakukan Penyelidikan atas permasalahan tersebut dan menggali informasi dari semua pihak dan apabila ada informasi dari rekan-rekan media kami harapkan kerjasamanya,” jelas Kasi Humas.
Disisi lain, di malam yang sama terkabar isu bahwa adanya perkelahian di seputaran Gambus Laut dan Perupuk Kecamatan Lima Puluh Pesisir.
Dikonfirmasi kepada Kepala Desa Perupuk, Anton membenarkan bahwa ada kerusuhan di wilayah Perupuk dengan menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam.
“Benar ada tadi malam segerombolan orang menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam ntah dari mana asalnya saya tidak tahu,” terang Kepala Desa Perupuk.
Diketahui sebelumnya, 3 malam sebelum kejadian ini, ada juga peristiwa mengenaskan sehingga menewaskan Jasa Sinaga (25) karena berusaha membubarkan sejumlah remaja yang hendak melakukan tawuran di Depan Halaman Kantor Camat Tanjung Tiram. (adn/red)






