Umumkan 15 Nama Calon Dewas LPP-RRI, Menkominfo Buka Peluang Masyarakat Beri Masukan

Siaran Pers No. 47/HM/KOMINFO/02/2021

Jumat, 19 Februari 2021 Tentang Umumkan 15 Nama Calon Dewas LPP-RRI, Menkominfo Buka Peluang Masyarakat Beri Masukan

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate (tengah) dalam konferensi pers virtual mengenai Pengumuman Hasil Seleksi Calon Anggota Dewas RRI, dari Ruang Media Center Kantor Kementerian Kominfo Jakarta, Jumat (19/02/2021). – (AYH)

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengumumkan 15 nama hasil kerja  Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) periode 2021-2026. Kelima belas calon itu diseleksi dari 184 orang yang lolos seleksi administrasi dari pendaftaran seleksi sejak bulan Oktober  tahun lalu.

“Sesuai peraturan perundang-undangan, ke-15 (lima belas) nama calon anggota Dewan Pengawas LPP RRI Tahun 2021-2026 dikirimkan kepada Presiden RI dan Bapak Presiden akan mengirimkan nama-nama dimaksud kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk dilakukan fit and proper test dan ditetapkan 5 (lima) orang sebagai anggota Dewas LPP RRI terpilih,” tuturnya dalam konferensi pers virtual mengenai Pengumuman Hasil Seleksi Calon Anggota Dewas RRI, dari Ruang Media Center Kantor Kementerian Kominfo Jakarta, Jumat (19/02/2021).

Menteri Johnny menyatakan sebanyak 184 orang yang lolos administrasi sebagai calon anggota Dewan Pengawas LPP RRI yang berlangsung dalam lima tahap. “15 nama dinyatakan lolos seleksi administratif dan telah mengikuti proses seleksi  lanjutan yang  secara transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Menurut Menteri Kominfo, proses seleksi yang dilakukan Panitia Seleksi meliputi seleksi administrasi, penulisan makalah, assesment test, hingga wawancara dan penelusuran rekam jejak.  “Pertama, seleksi administrasi,  kemudian dilanjutkan dengan tes penulisan makalah yang dilaksanakan pada tanggal 16 November 2020,” jelasnya.

Proses seleksi selanjutnya, Menteri Johnny memaparkan mengenai assessment test yang dilaksanakan oleh Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPT UI) pada tanggal 10 Desember 2020. “Keempat Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) Test yang dilaksanakan oleh RSPAD Gatot Soebroto pada tanggal 26 Januari 2021,” tuturnya.

Dalam proses seleksi, menurut Menteri Kominfo juga dilakukan tes wawancara oleh seluruh anggota panitia seleksi pada tanggal 10 sampai dengan 11 Februari 2021.

“Ada juga penelusuran rekam jejak yang melibatkan Badan Intelijen Negara (BIN); Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK); Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT); Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK); dan penelusuran rekam jejak digital,” paparnya.

Semua itu dilaksanakan oleh panitia seleksi yang dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Nomor 424 Tahun 2020.  “Melalui Keputusan Menteri itu pula, pansel telah menyelesaikan seluruh tahapan seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Periode Tahun 2021-2026,” jelasnya.

Buka Peluang Masukan

Dalam konferensi pers itu, Menteri Kominfo menyampaikan Panitia Seleksi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memberikan masukan atas nama-nama yang sudah diseleksi. “Di samping itu, diberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan terhadap para calon Dewas RRI,” ungkapnya.

Di akhir konferensi pers, Menteri Johnny memberi apresiasi kepada seluruh panitia seleksi yang telah bekerja keras, independen, dan profesional sehingga dapat menghasilkan 15 (lima belas) calon.

“Terima kasih juga disampaikan kepada Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPT UI), Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, dan seluruh tim Kementerian Kominfo yang telah turut dalam proses seleksi,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Menteri Kominfo terhadap Badan Intelijen Negara (BIN), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK); Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT); Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  “Sebagai pihak yang telah bekerja sama dan membantu penelusuran rekam jejak sehingga dapat dihasilkan calon-calon yang kredibel,” ungkapnya.

Dalam konferensi pers itu, Menteri Johnny didampingi Sekretaris Jenderal Kominfo Mira Tayyiba dan Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli.

Berikut daftar 15 nama (lima belas) nama calon anggota yang lulus seleksi yang disampaikan ke Presiden (berdasarkan abjad):

NO. URUT

NAMA

JENIS KELAMIN

UNSUR

1 AGNES IRWANTI P MASYARAKAT
2 ANWAR MUJAHID ADHY TRISNANTO L MASYARAKAT
3 BONDAN KARTIKO KURNIAWAN L MASYARAKAT
4 DARMANTO L PNS
5 ENDERIMAN BUTAR BUTAR L RRI/PNS
6 FIDELIS INDRIARTO DIPONEGORO L MASYARAKAT
7 GUN GUN SISWADI L MASYARAKAT/ PENSIUN PNS
8 I HENDRASMO L MASYARAKAT
9 MM RINI PURWANDARI P MASYARAKAT
10 MOHAMAD KUSNAENI L MASYARAKAT
11 MOHAMMAD ROHANUDIN L RRI
12 MUHAMAD SUJAI L MASYARAKAT
13 RAHADIAN GINGGING M L RRI
14 SRI PURWANTO L MASYARAKAT
15 YONAS MARKUS TUHULERUW L RRI/PNS

 

Ferdinandus Setu
Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo
e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
Telp/Fax : 021-3504024
Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo
Sumber: website: www.kominfo.go.id

PT. WGP BANTU MASYARAKAT NANGA BARAS BERSIHKAN MATERIAL LONGSOR DI SALURAN IRIGASI WAE WERA

 	Pembersihan Longsoran di Kelurahan Nanga Baras oleh PT. WGP Masyarakat Nanga Baras Pota, Trimakasih PT. WGP

Saluran irigasi Wae Wera, Kelurahan Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) yang jebol akibat guyuran hujan yang deras beberapa waktu lalu, mulai di lakukan perbaikan dan pembersihan material akibat longsoran oleh masyarakat.

Pantauan awak media dilapangan (Selasa, 16 Februari 2021), dibeberapa titik telah dilakukan pembersihan yang dilakulan pada tanggal (10/2) dan perbaikan oleh upaya swadaya masyarakat.

Sepanjang saluran irigasi Wae Wera ini terpantau dipenuhi oleh tumpukan material longsoran, sehingga praktis air tidak bisa mengalir seperti biasanya. Ada beberapa titik yang bisa dilakukan pembersihan oleh tenaga manusia, tetapi dibeberapa titik sama sekali harus membutuhkan bantuan alat berat.

Akirnya kecemasan warga Kelurahan Nanga Baras ini terjawab dengan kehadiran karyawan PT. Wijaya Graha Pratama (PT. WGP) bersama dengan sebuah alat berat (Excavator) di lokasi.

Sekitar pukul 11.00 WITA, alat berat ini mulai beroperasi untuk membersihkan material longsoran yang menumpuk di saluran irigasi tersebut, hingga pukul 14.00 wita kegiatan pembersihan ini selesai dikerjakan.
Kegiatan ini disaksikan oleh Camat Sambi Rampas, Haryo R. Rahman, Staf Kelurahan Nanga Baras, Petugas P3A, Petugas Pengairan, serta Masyarakat Kelurahan Nanga Baras.

Camat Sambi rampas ketika dimintai pendapatnya; menyampaikan ucapan trimakasih kepada PT. WGP atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Kelurahan Nanga Baras, sehingga harapan masyarakat terjawab dengan dibersihkanya material longsoran ini.

“Terima kasih pula kepada Anggota DPRD Provinsi NTT, Fredy Mui yang telah melakukan kordinasi dengan pihak PT. WGP untuk membantu masyarakat Kelurahan Nanga Baras ini”,

ungkap amat Sambi Rampas, Haryo R. Rahman.

Petugas P3A Kelurahan Nanga Baras, Abdon Busra dan Doroteus Sukarundang  juga menyampaikan ucapan terima kasih yang berlimpah untuk bantuan dari PT. WGP, sehingga material longsor yang sulit dibersihkan pakai tenaga manusia ini dapat dibersihkan hari ini.

Oktavianus Roni, Petugas Pengairan Kecamatan Sambi Rampas juga menyampaikan rasa trimakasih atas kepedulian yang diberikan oleh PT. WGP ini.

“Bagi masyarakat Kelurahan Nanga Baras bantuan ini sangat berarti, karna ini menyangkut kehidupan mereka kedepanya, mata pencaharian warga disini yang mayoritas petani. Keberadaan irigasi ini adalah faktor penentu usaha petani sawah ini”, tutup Oktavian.
 
(Grup Media)