MINAHASAUTARA_Sikapnews.com : Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian hadiri Musyawarah Nasional (MUNAS) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Jum’at, (30/05/2025).
Kegiatan ini diikuti seluruh kepala daerah yang berlangsung selama 3 hari dengan agenda utama munas ke-VI di Hotel Sentra Manado.
Munas ini turut dihadiri Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri, Prof. Akmal Malik secara virtual.
Mengusung tema “Perkuat Solidaritas Daerah dalam Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045” turut juga dihadiri Dirjen Otonomi Daerah Prof. Ilyas Rasyid, Mochamad Nur Arifin. Bupati Trenggalek sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Ketua Umum APKASI masa bakti 2021-2026.
Sementara itu Mendagri, Muhammad Tito Karnavian diwakili, Prof. Akmal Malik membuka orientasi secara virtual menyatakan bahwa, daerah harus terus meningkatan fungsi pemerintahan sehingga seluruh aspek dapat dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah daerah.

“Tentunya ini dapat terlaksana dengan baik dengan adanya satu persepsi dan partisipasi serta sinergitas seluruh komponen daerah,” kata Akmal Malik.
Sementara itu, Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Herman Suparman mengatakan ada empat dimensi dalam pelaksanaan otonomi daerah.
Diantaranya, pusat peningkatan layanan publik, peran serta dan partisipasi, pemberdayaan dan terakhir adalah daya saing daerah.
“Oleh sebab itu, mari kita fokus pada empat dimensi ini, maka jika ini sudah dapat dilaksanakan secara maksimal, pasti mencapai kamajuan dan kemandirian masyarakat,” ucap Herman Suparman.
Di kesempatan yang sama, Prof. Ilyas Rasyid menyatakan APKASI merupakan salah satu wadah untuk mewujudkan dan merealisasikan pelaksanaan otonomi daerah, tentunya sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing.
Usai kegiatan, Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian menyampaikan, hari ini merupakan kegiatan Munas namun masih rangkaian Munas APKASI ke VI tahun 2025.
Bupati menambahkan, ada beberapa kewenangan pemerintahan kabupaten yang disampaikan oleh Prof Ilyas Rasyid dan juga dari narasumber eksekutif APKASI Indonesia Sarman Simanjorang.
“Mudah-mudahan ini bisa menyuarakan aspirasi-aspirasi dari pemerintahan kabupaten sesuai kewenangan otonomi daerah,” tutup Bupati Batu Bara. (adn/red)






