BATUBARA_Sikapnews.com : Marzuki (53) tahun sepertinya kurang beruntung memilih tempat tinggal di Desa Pahang, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara. Selasa, (16/12/2025).
Sebab, Rumah Marzuki terbakar hangus pada 10 Desember 2025 lalu hingga saat ini tidak mendapatkan perhatian dari 2 Kepala OPD yang berdomisili di Kecamatan Talawi.
Koordinator Donasi mengatakan belum ada pejabat Pemerintahan Kabupaten Batu Bara yang berdomisili di Talawi melakukan donasi, baik itu langsung maupun dari pelantaraan saat ditanya.
“Kalau atas nama OPD yang rumahnya di kecamatan Talawi belum ada memberikan sumbangsi sosial untuk bapak Marzuki,” kata Ramadhan.
Selain itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Yusrizal juga tidak menunjukkan kinerja nyata untuk membantu korban kebakaran yang menangani urusan sosial.
Padahal, urusan sosial merupakan salah satu tupoksi Kesra Kabupaten Batu Bara dibawah kepemimpinan YUSRIZAL.
Hal ini ditanggapi Penasehat Aliansi Kontrol Sosial Batu Bara, Zulkifli mengatakan meskipun kedua Kepala OPD berdomisili di wilayah kecamatan Talawi seperti Kepala Dinas Kominfo, Elpandi dan Kepala Disperindag Naker, Antoni Ringtonga tidak memiliki empati terhadap bencana di lingkungan tempat tinggalnya juga tidak dapat dipaksakan.
“Kalau mereka satu wilayah tidak memiliki empati dan rasa sosial terhadap korban kebakaran, ya sudah lah, kita juga tidak memaksa,” sebut Zulkifli.
“Namun publik menilai, kecilnya rasa sosial kepala OPD Pemkab. Batu Bara saat ini membuat dirinya tidak berguna dimata masyarakat,” sambungannya.
Anehnya, pada 15 Desember 2025 terendus isu bahwa kedua Kepala OPD tersebut berangkat bersama 12 truk mengawal bantuan sosial ke Aceh Tamiang hingga hari ini.
Untuk menerima informasi lebih akurat terkait berita ini, Dikonfirmasi kepada Kabag Kesra Batu Bara tentang anggaran kegiatan dana sosial hingga berita ini terbit tidak merespon pertanyaan WhatsApp awak media.
Sedangkan Antoni Ritonga masih berada di Aceh Tamiang dan akan berdonasi untuk Marzuki setelah pulang dari pengiriman bantuan sosial.
Dikonfirmasi kepada Elfandi, hingga berita ini terbit belum ada memberikan alasan terkait panggilan sosial tentang kebakaran ini. (adn)






